Senin, 18 Juni 2018

Teman Tapi Menikah

'Teman Tapi Menikah'
Belakangan lagi booming slogan kayak diatas, entah gue kemakan slogan itu atau emang dasarnya engga bisa memulai suatu hubungan yang berkaitan sama 'hati' tanpa melewati step pertemanan dulu, gue jadi tim yang pro banget sama paham yang setuju kalo nikah sama orang yang jelas tau kita dari bagus sama sejelek - jeleknya itu bakal lebih enak kuy, lebih ngadaptasi, lebih nyaman, yaaa lebih apa adanya aja dari awal dan bukan karena ada apanya (?)

Namanya udah usia dewasa, catet ya dewasa loooh, D E W A S A yaaa, buka tua -_-
Dengan status tuna asmara yang belum juga di upgrade, otomatis pembicaraan ngga akan jauh dari nama nya 'nikah'. Apalagi musim lebaran gini, udah ngga bisa dihitung lagi berapa 'kapan' yang gue kumpulin, kalo ditumpuk bisa kali buat nambal aspal bolong dijalan.. Yassalam..

Tapi yasudah lah yaaa, gue anggap itu jadi doa baik, paling engga biar gue ngga keasikan damai dengan kejombloan ini. Harus lebih semangat lagi melancarkan misi pencarian jodoh #ealah

Anyway, by the way, bus way..
Balik lagi ke Teman Tapi Menikah, gue pernah baca dimana gitu yaaa. Mungkin di barisan quotes galau yang gue simpen di gallery (ups), bahwasanya.. 'Jodoh paling dekat itu adalah sahabat', nah kan gue jadi mulai lirik lirik sekitar, ya ada benernya juga, ngapain gue nyari jauh jauh, ya kali ada sahabat gue yang masih menyandang status tuna asmara juga 😂
Mending yang jelas gue tau orangnya, gue hapal mati kelakuannya, gue juga udah ngga perlu jaim belagak gaya manis bak tuan puteri padahal aslinya slengek an abis.. Tapi siapa ya? Nah loh, siapa?
Masih aja bingung padahal udah nyari sasaran yang deket 🙈


Btw ini lebaran ke 4, masih boleh mohon nafkah lahir dan batin kan ya? Eh, mohon maaf maksudnya.


-aini-
Partner 'Teman Tapi Menikahmu', mungkin?

Rabu, 15 November 2017

Duhai hati yang kian rapuh
Duhai kuat yang tak lagi setangguh dahulu..

Dengarkankah ceritaku yang lambat-lambat menyusupi mu,
karena tempatku mengadu sedang jemu
karena mungkin ceritaku tak lagi nyata baginya, palsu..
bahkan untuk mengaduh betapa sesaknya dada dan perihnya lilitan butir kecil diperut ini, aku sudah menyerah..
yang kudapat akan sama, sangkaan rekayasa semata.

Syukurlah sejak dulu,
aku sudah mencukupkan diri dengan menelan pahit ini sendiri
wahai pilu yang sedang gigih menggebu, cabutlah perlahan derita ini
aku siap. pergi, selamanya..

Kamis, 02 November 2017

Hi!


Menghindari fitnah sebagai blogger murtad, akhirnya gue akhiri masa hibernasi ini sejenak.
Nyaris setahun blog ini ngga terjamah dan gue ngerasa bakat bang toyib yang ngga pulang ke bini dan anaknya mulai keciprat ke gue :')

Setahun lebih berlalu dan banyak hal yang telah berubah, mulai dari jumlah siswa yang cuma satu rombel sekarang udah lima rombel. Belom lagi sama perubahan berat badan yang 52 kg sekarang udah mau 56 kg (what the ?!). Ditambah dengan perubahan status temen-temen gue yang tadinya setia menjabat sebagai tuna asmara kini udah banyak laris manis jadi istri orang, bahkan ada yang udah hamil anak ketiga! Oh meeennnn~

Ada perubahan yang membuat kita jadi sosok yang lebih  baik, sebagian membuat kita menjadi manusia yang terpuruk.
Satu-satunya hal yang dapat kita lakukan adalah dengan beradaptasi dengan perubahan, bertahan dan yakin bahwa kita akan mampu melewatinya.

Ibarat seekor kupu-kupu, yang tidak akan menjadi indah tanpa melewati masa metamorfosis dari seekor ulat, begitu pula kita yang tidak akan menapaki kesuksesan tanpa berbagai tahap perih-pahit nya perjuangan hidup :')
Fighting !

Jumat, 22 April 2016

E x p e c t a t i o n (?)

Zara, salah satu siswi gue adalah tipe anak yang perfeksionis dan dominan. Dia paling ngga bisa lihat nilai, karya atau usaha orang lain yang lebih baik dari dia. Sepersekian persen sih bagus, cuma menurut gue sifat yang demikian perlu dapat arahan khusus supaya dia bisa menempatkannya dengan sikon yang lebih tepat.

Kayak kemarin pas acara 'Peringatan Hari Kartini', ada beberapa jenis lomba yang pada akhir acara kita umumkan pemenangnya., Zara yang yakin dia menang di beberapa lomba itu kelihatan kecewa banget pas tau bukan dia yang jadi juara satunya :')

Ekspektasi.
Adalah hal yang wajib kita miliki supaya bisa mencapai batas atas target yang udah di list.
Orang yang ngga punya ekspektasi gue rasa hidupnya bakalan melempem kayak kerupuk di kuahin *aduh kangen kerupuk kuah di gedung C UNAND -__-
Tapiiiiii, over expectation juga bisa jadi semacam racun mematikan disaat kita ngga siap menerima hasil akhir yang jauh dibawah apa yang kita expect tersebut.
Zara menurut gue adalah tipe yang punya high expectation tapi ngga ngedoping dirinya sama kekuatan pamungkas untuk menerima kemungkinan terburuk.
Bahaya? Jelaaaas..

Hal ini mungkin semacam ada relasinya sama orang-orang yang ngerasa di PHP-in kali ya..
Ketika satu pihak merasa dipermainkan, digantung, ditarik ulur *asli, gue bukan curhat :))
Lalu kemudian nangis dibawah shower 7 hari 7 malam meratapi nasibnya yang ngga kunjung dikasi kejelasan, atau lebih parah justru ditinggalin gitu aja. naudzubillah...
Nasib para tuna asmara seperti gue ini kadang suka miris, punya temen banyak dibilang player. udah nentuin satu, eh ngga juga jelas. fiuuuuhh~

Gue bukan tipikal orang yang biasanya punya ekspektasi terlalu tinggi, karena sejatinya gue agak minderan dan lebih suka berada pada zona nyaman.
Ketika gue merasa kecewa karena sesuatu hal itu ngga sesuai sama apa yang gue bayangkan, gue bakal agak emosional dan uring-urinngan. Bagi sebagian orang mungkin menyebalkan, tapi lo mesti paham gue jauh lebih sebel disini :3

Agak bingung cara mengakhiri tulisan kali ini.
Ngga tau kenapa~
Ya pokoknya gitu aja deh yaaa...

One thing for sure,
Once you have a higher expectation, you have to make sure you are ready for any consequences behind.
Once your expectation is failed, no worries. You just need to give yourself some breathes, then you can make another expectations. It can be higher, it can be stated or it can be lower. Depends.
Do not loose hope, good people :)

-aini-
tough girl to face the consequences

Kamis, 21 April 2016

Happy Kartini's Day 2016










Let the pictures tell you everyting :D

Dengan persiapan ala the power of kepepet, kelar juga acara peringatan Hari Kartini. We have a very fun activities !
Love you, kiddos.



Kamis, 14 April 2016

Cross your border!

because your body needs some rests..

Kemarin gue ngedrop lagi, kepala rasanya mau pecah, badan kayak ngegantung ngga ada pijakannya. Dan tetep, hari ini gue masuk kerja, berharap energi positif dari anak-anak bisa bikin stamina balik.

Kadang gue mikir, emang pernah badan gue bener-bener fit? HAHAHA.
Psoriasis tercinta, yang di anugrahi Allah buat menemani hari-hari gue membuat gue sedikit terbatas dalam merasakan nikmat sehat. Eveeeen, gue bersyukur nikmat-nikmat yang lain selalu melimpah.
Alhamdulillah..

Di umur segini, gue kesel masih aja suka bikin mama sedih, wajah mirisnya ngga bisa beliau pungkiri tiap kali ngeliat gue collapse. Si mama cemas, ga ada cowok yang bisa menerima gue, dan selalu aja bilang "aini jangan takut, yang ngga mau sama aini itu bodoh.. karena aini orangnya baik", kalimat semacam ini adalah refleksi dari ketakukan beliau sendiri :)
Mama takut kali ya, anaknya ngga bakal nemuin jodoh yang ikhlas menerima gue apa adanya.. hehe..

Kalo gue?
Ah, gue mah udah terlanjur capek buat mikirin hal begitu.
Ikhtiar sih iya, tapi pada akhirnya gue akan sangat menerima kalau kalauuu si babang jodoh keberatan setelah gue ceritain semuanya..

Orang yang ada disekitar gue, bakal liat gue biasa-biasa aja. Sama kayak perempuan lainnya..
Karena gue termasuk artis sekelas Angelina Jolie kalau masalah akting, wkwkwk.
Kepala gue, ngga pernah bener-bener kalem, selalu denyut denyut nyeri.. kulit bagian belakang, selalu perih, apalagi kalo lagi keringetan, that's why gue ngga bisa kena panas terlalu lama, kambuuuh :)
Jari gue? mau jujur? dipake buat nulis aja nyut-nyutan. Apalagi ngetik, ngangkat barang dsb.
Tapi apa menurut kalian ada orang yang bisa hidup hanya dengan mengeluh? Tentu tidak.
Gue yakin, tiap orang dikasi rasa kuat dan beginilah cara gue ngebentengin diri.
Dengan segala support dari orang-orang terdekat, gue bisa bertahan dengan psoriasis yang udah 14 tahun jadi sahabat karib gue :D

Mohon doanya biar gue bisa selalu tersenyum dan memberikan kebahagiaan buat orang-orang yang gue sayang. Karena bahagia gue, sesederhana itu..


I believe Allah is the best planner, I just have to struggle to make my life worth it for the people around :)
For whom has read this part, wether you are a healthy people or you got cancer or anything, let us fight it together. Cross the border. Get out of your box. Life is too short to be wasted with a boring way, we need some vibrates! ciayow!

-aini-
psoriasis' bestfriend

Senin, 11 April 2016

Move out

Akhir bulan nanti insyaAllah gue bakal pindah kerumah dinas yang disponsori yayasan sekolah. Semoga jadi awal yang lebih baik lagi, amiin..

Tawaran rumah dinas udah gue peroleh dari akhir tahun lalu, namun gue masih ogah-ogahan. Merasa masih dalam kenyamanan, merasa belum siap untuk pindah. Padahal rumah dinas notabene lebih bagus keadaannya ketimbang rumah yang gue kontrak.
Butuh waktu hampir 6 bulan sampai gue memutuskan untuk menerima tawaran rumah dinas tersebut, itu pun setelah berulang kali di tawari oleh yayasan. *sok jual mahal padahal sih* :p

Gue menunggu siap, lahir batin. Baru gue bisa pindah.
Karena pindah rumah bukan sekedar ngangkut barang, tapi sekian proses adaptasi yang mesti dilakukan dari awal. Menyamankan diri dengan rumah baru, beramah tamah dengan tetangga baru dan lain sebagainya. Gue ngga mau sampai si rumah baru merasa dia hanya jadi pelampiasan aja. *gagal fokus*

Kasus yang sama selaras dengan polemik percintaan.
Buat gue, seseorang yang katanya belum bisa move on adalah orang yang merasa belum siap untuk menempati hati yang baru. Hanya ajaaa, sering di kamuflase dengan alasan-alasan ribet semacam "aku terlalu sayang dia", "kami sudah terlalu lama pacaran, kenangannya udah bisa dibikin sinetron Tukang Bubur Na*k Haji", "ngga ada yang bisa menggantikan dia", "gue ngga bisa lupain bau keteknya" dan alasan teoritis semacam itulah.

Gue rasa, ini cuma masalah waktu.
Yang berbeda hanyalah, sebagian populasi tuna asmara ini butuh waktu yang cukup lama untuk bisa menerima hati yang baru, sebagian lagi hanya butuh waktu singkat.
Langkah yang perlu dilakukan hanyalah dengan ikhlas. Mengikhlaskan si dia dan mengikhlas hati untuk dapat menerima seseorang yang tentunya jauh lebih baik. Bukalah pintu pertemanan selebar-lebarnya, perpanjang tali silahturahmi. Semoga beruntung!
:)


It took me several years to stay at the same place. Wether its really hurts and bored, I chose to stay. Wether I know it won't be the same, I chose to stay.
Then I know, and I realize.
My prince charming has been waiting for me, there.
Wether I was not really good to him, he chose to stay. Wether I got mad many times, I was being so annoyed and maybe rude. He chose to stay.

I think it's the time.
Wait a minute partner, let me pack up everything with nothing left.
Till the time, please stay there, could you? :)

-aini-
ready to go, ready to move out






Kamis, 07 April 2016

Have a safe flight, partner!
See you when I see you :)

I am so sorry to take too much time. I am sorry to make you wait alone so far.  Finally, I find you in mine.

Sabtu, 02 April 2016

I call my students "my kids" because in our year together they aren't just kids on my class, they become a part of my heart..


-aini-
mom for my kids

Jumat, 11 Maret 2016

Time heals the pain, doesn't take the memory

Pagi tadi, gue nyampe sekolah. Satu-satunya siswa yang udah nyampe itu Raouf. Ngga tau kejebak jin apa, anak yang biasanya jumpalitan kesana kemari tetiba diem, masang muka murung.
Gue yang risih ngeliat tampang iba nya itu, spontan nanya.

Me : Hi, what happen?
R    : Ituuu miss, botol Raouf yang funny man itu tak adaaa *muka sedih*
Me : Where is it?
R   : Dunno miss..
Me : Hoo I see.. but It's ok, we can get new one. right ?
R   : Tapi Raouf suka yang ituuu.. I don't want another one. I want funny man miss..
Me : Let's have a look inside your locker..
R   : Sudaaah.. But I cannot find it..


Oke, ini anak fix gagal move on dari botol funny man nya yang warna biru tua itu. Sebenernya botol itu udah termasuk botol lama, ngga kece badai banget modelnya, just the simple bottle. Tapi dari apa yang gue lihat, Raouf masih belum bisa mengganti botol funny man nya itu dengan botol baru..

                                                                          ***

Just like when we really love someone, then we could say we cannot let him go. 
People comes and goes, but the really one just stay. Do not go even a bit.

Terkadang gue kesel, masih aja kejebak sama perasaan dan orang yang sama dari beberapa tahun yang lalu. It's really a bad trap! Grrr!!
Salah satu sahabat gue yang konon lihai banget dalam kisah kasih asmara pernah bersabda : 'do not open the same book that you already knew how its end'.
Satu sisi gue setuju, satu sisi gue punya sabda yang lain : 'you may open the same book to learn and then revise the story, you may change the end of the book'.
Hahaha maksa!

Sejak gue dan dia sama-sama saling memaafkan, entah kenapa gue yakin kesalahan kita dulu itu ngga sepenuhnya jatuh di dia.. 75% kesalahpahaman yang ngga kita berdua omongin lebih lanjut, sehinggaaaa tumbuhlah rasa saling menyalahkan yang terlalu dalam dan gue pun keburu menutup segala kemungkinan untuk baikan, saking sakit hatinya waktu itu -__-

Sampai didetik terakhir gue ngetik di part ini, gue masih dengan perasaan yang sama. Masih dengan kesulitan untuk membuka hati lagi ke pria lain. Masih sering mengingat kebiasaan konyol kami.
Ah, gue yakin ini si Raouf bakal susah nyari pengganti botol funny man nya.. Hahaha

Time heals the pain, gue setuju.
But time does not really take the memory.. 

Satu bait quote, bakal gue share disini :)
Kalau hendak pergi, pamit. Agar aku tahu cara menutup pintu. Kalau hendak menetap, beritahu. Agar aku tahu cara mengunci pintu.

Happy Friday, Good people!

-aini-
Girl in your trap since 031111

Sabtu, 05 Maret 2016

f l a s h b a c k

Hari ini Sabtu dan posisi gue lagi duduk diruangan, pake baju biru dengan jilbab dan celana item. kasual, seperti biasa.
Kerjaan gue yang semestinya banyak hari ini demi kelangsungan 'assessment term 3' terlanjur kelar karena gue gigih banget ngelarinnya kemarin.
Alhasil, hari ini gue jadi bingung mesti ngapain..

Tetiba keingetan sama blog dan ngeh ternyata usianya udah menginjak tahun ke 6. Kalo anak udah SD kelas 1 ini sih :)
I've through many years with a lot of experiences and I wrote everything inside this blog, karena gue bukan tipikal orang yang bisa cerita dengan mudah ke orang lain. Jadi harap dimaklumi kalo isi dari blog gue, especially yang era 2010-2013an itu isinya ngeluh semua, pedih pilu mengiris hati, Karena gue lebih nyaman nulisin disini ketimbang curhat sama orang lain~ hahaha..

Gue bacain tulisan gue yang dari tahun 2010 sampai yang terbaru, ah parah alay banget. hahaha..
tapi nemuin beberapa part yang bikin gue kangen sama beberapa orang-orang tertentu.
that's why, gue ngerasa tulisan itu salah satu metode gue nyimpen kenangan yang bisa bikin gue kembali inget dan belajar dari segala macam kesalahan gue dimasa lalu.

Ada kalanya gue tau, ngga boleh terlalu inget sama yang udah terlewati,
Ada kalanya gue ngga bisa bohong, gue kangen banget, pengen ngulangin lagi.
But for sure, no kidding. That's we called LIFE.
We have to go forward, we have to prepare the upcoming years :)

Bismillah.
Gue yakin, ke depannya gue bisa jadi lebih baik lagi!

-aini-



I am a friend to the children








The pictures tell us everything.
I put my self not a teacher to them. I may be a principal at school, but for my kids I am their friends to play, a sister to care, an educator to educate them.

I do love you, kiddos!

-aini-
a friend to the children

Kamis, 04 Februari 2016

How's Life ?

How's life ?
Long time no see, long time no chit-chat? Are you stay the same?

As life is getting harder and busier now, I even don't take a bit to waste it as 'me time' with this blog. uh poor me then~

Kadang hidup itu bener deh kayak roda, bentaran di atas bentaran dibawah, dan perlu diketahui di atas juga ngga melulu ueeenak :')
Kehidupan yang bener-bener enak itu ada ngga sih sebenernya? gue kok ragu. Kadang mikir, orang kaya raya macam aburizal b*krie enak kali ya, ngga perlu mikir besok makan apa, masuk ngantor telat dipotong gaji, di omelin atasan, bla bla bla.. ngga kayak kita-kita yang masih di bos-in sama orang lain, tidur aja ketar ketir takut bablas, haha..

Tapi gue juga kadang mikir, Ah, masa iya orang kaya semacam beliau ngga ada yang dipikirin satu pun? gue punya tabungan 100.000 (perhatikan jumlah nol nya bukan 9, tapi 5) kadang suka was was nyimpen di bank, 'ih ntaran kalo dibobol gimana?' :") saking mawas dirinya, tiap ke ATM gaya gue mencetin keyboard ATM udah macam tim spy-nya amerika mau buka brankas target.
Nah beliau apa bisa tidur nyenyak ya dengan nyimpen duit sebanyak itu?
apaan gueee mikirin duit orang -__________-

Intinya adalah,
rumput tetangga selaluuuu keliatan lebih hijau.
Rumah orang keliatan lebih bagus.
Duit orang keliatan lebih banyak.
Pacar orang keliatan lebih cakep #eh
Tergantung dengan gimana kita bisa berpuas diri dan mensyukuri apa yang kita punya  :)

Happy February, people!


-aini-
still the same girl you used to know

Selasa, 30 Juni 2015

Terimakasih ya Rabb,
Engkau pertemukan garis kami.

:)

Senin, 18 Mei 2015




Alhamdulillah, I am 23




Senin, 02 Maret 2015

Sumber sakitnya, mungkin bukan disitu..

Sepekan terakhir gue didera sama yang namanya sakit gigi. Penyakit menahun ini udah sering gue alami sejak masih kecil, padahal gue anaknya rajin gosok gigi, rajin nabung juga. Makanya gue suka nanya dalam hati, salah gue dimana Tuhaaaaan aak!

Tapi yang sepekan ini, sakitnya beneran nyelekit. Total 3 malam gue ga tidur, cuma meringis, megangin pipi yang padahal meski dipegang pun ga ngurangin rasa sakitnya. Gulingan dari kamar sampe ke dapur buat ngilangin sakit, tapi ya itu tetep helpless~
Bandelnya gue satu, paling males ke dokter. Sampe di jumat pagi kemarin, sakit gigi ini udah nyampe ke ubun ubun, telinga udah berdenging, mata gue yang sisi kiri udah berkunang-kunang. Jam 4 subuh gue nangis, meratapi sakit gigi gue yang ngga kunjung kelar.. Sekitaran jam 6 gue telpon mama nun jauh di Semarang, gue ngadu, udah ga kuat lagi. Ijin mau ke dokter gigi.
Masalahnya ke sana sama siapa, skill gue bawa motor cuma bisa sampe pos ronda kompleks kan yaa. Syukurlah ada sesosok makhluk yang rumahnya cuma sebelahan komplek mau nganterin. Sesampenya disana. setelah ditangani secara profesional sama dokter, keputusannya gue kudu menjalani proses perawatan syaraf. Geraham atas gue udah parah banget. Gue kira penderitaan bakalan berakhir~ Unfortunately, Nope!

Selang beberapa hari, sakitnya sih berangsur ilang ya, tapi kok pipi gue mengalami pembengkakan. Jadi posisi pipi kiri dan kanan jadi ngga sinkron, pipi kanan langsing, namun pipi kiri udah nyaris ngejiplak pola pipi spongebob -____-
Mau ngomong susah, mau makan ngunyah aja tertatih tatih. So painful *hiks*
Dan sesuai jadwal, pagi tadi gue kontrol lagi. Dengan semangat gegap gempita gue sampein aspirasi, kenapa toh dok ini pipi kok jadi menggelembung? Setelah dicek tenyata, gigi bawah gue yang beberapa tahun lalu pernah di las, nggg ditambal maksud gue, nah si tambalan ini udah mengenai syaraf, sehingga terjadi infeksi dalam yang walhasil membuat pipi gue jadi chuby chubyan ini.
Solusi : gigi yang satu lagi ini juga mesti di lakukan perawatan syaraf. mak oi, jebol dompet dedek maaak..

Gue tanya deh ke dokter, kenapa loh ya dok kemaren kok ngga kedeteksi kalo ternyata yang dibawah juga bermasalah. Dengan diplomatis, dokter bilang : terkadang emang begitu mbak, yang kita kira sumber sakitnya digigi yang ini dan efeknya menyebar itu yang dirasakan sakit, justru gigi yang lain yang ternyata jadi penyebab sakit yang lebih besar. Memang butuh penanganan yang sabar mbak..
Gue sih yang ngga ahli soal pergigian, yowes~ ngangguk sok paham ajalah ya..

Mungkin sama seperti hati,
Loh?
Hahaha.
Ya sama seperti hati, kadang kita merasa hati ini kok tidak tenang. Gundah gulana merana.
Kita mengira sumber perasaan tidak mengenakkan semacam itu adalah dikarenakan seseorang, seorang pria yang mungkin mantan dimasa lalu atau justru seorang pria yang sedang kita harapkan, tapi kok ya setelah move on dari mantan atau setelah mendapatkan dia yang diharapkan, tetap saja hati merasa belum terisi. Hampa.
Hati yang seperti itu mungkin bukan karena membutuhkan kebahagiaan yang berwujud cinta dari seseorang, tapi membutuhkan cinta yang hakiki dari-Nya.

Yowes, gue mau minum obat dulu, Ciao!!

aini,
swollen cheeks

Kamis, 26 Februari 2015

26.02.15

Terimakasih untuk jadi orang yang sigap sekali pagi ini.
Terimakasih karena sudah berusaha menjaga Aini disaat mama sedang tidak disini.
Terimakasih untuk segala perhatiannya.
Terimakasih untuk cemas dan risaunya.
Semoga segala kebaikanmu, kelak diganti Allah dengan cara yang paling baik.
Terimakasih M.I :)


Jumat, 30 Januari 2015

Simplicity of Happiness!

The simplicity of Happiness
Alhamdulillah, bersyukur itu indah.
Bersyukur itu mengantarkan kita kepada nikmat-nikmat Tuhan yang berikutnya. Bersyukur itu memperluas pintu rejeki kita.

Selama bekerja, gue selalu berusaha memberikan yang terbaik buat client ataupun buat kantor gue.
Alhamdulillah, dari sekian banyak Business English Trainer yang bekerja di kantor gue dengan cabangnya yang tersebar menggurita diberbagai wilayah kota besar Indonesia, seperti Bali, Semarang, Bandung, Jakarta, Makassar, Kalimantan, Palembang dan tentu saja Batam, gue resmi terpilih sebagai salah satu Trainer terbaik Nasional :')

Tadi siang,
Gue dipercaya dari kantor pusat untuk langsung "presentation" dan "make a deal" sama salah satu perusahaan besar di Batam, PT. Servotech Indonesia.
Awalnya gue rada grogi, tapi ya sudahlah.. berbekal bahan yang dikasi sama pak bos, gue usahain banget buat bisa catch their attention dan grab their heart, supaya project gue bisa jebol..
Doain yaaaa~
Tadi sih presentasi dan nego nya lancar, mereka keliatan dapet banget sama gambaran yang gue kasi.
Ya kalo lancar, project ini gue sendiri yang bakal handle mulai pertengahan Februari mendatang. Bismillah...

Kebahagiaan yang gue bilang disini adalah saat dimana beberapa atas gue termasuk manager sangat mengapresiasi hasil kerja gue. Ada tersisip kebanggaan yang... bikin haruuu. aakk!!



Kebahagiaan itu bertambah pas tau bakal dikasi bonus hahaha!

Dulu, pas awal banget gue diterima disini,
Gue mikir, ini bakal cuma jadi short term, hanya supaya gue ngga nganggur.. Tapi sekarang, gue udah kepalang nyaman dan seneng sama kerjaan sekarang.. Ternyata kerjaan ini lumayan menjanjikan!

I am proud to be a Business English Trainer.
Coba deh googling, kerjaan ini diluar negeri kece banget loh hahaha,
Ngga gampang ngomong depan orang banyak, mendeliver materi pembelajaran dengan baik ke mereka. Sulit juga ngadepin client dikelas yang level manager berbagai divisi, mereka kritis dan banyak tuntutan ini-itu   ---_______---
Tapi syukurlah, sejauh ini semua feedback dari mereka selalu positive ke gue, alhamdulillah..

The simplicity of Happiness.
Kesederhanaan dari kebahagiaan itu, ketika kita merasa cukup dengan apa yang kita punya.
Ketika kita mampu melihat senyum bangga dari orang-orang terdekat.
Ketika apa yang kita lakukan, diapresiasi dengan baik dari rekan sekitar.
Bagaimana mendapatkan kebahagiaan itu? Ikhlas.. dan Bersyukurlah, bersyukurlah!



aini 
Proud to be me!

Sabtu, 17 Januari 2015

People changes

Jumat, 09 Januari 2015

sekedar pengen curhat, tolong abaikan ya~

Awkward moment itu, ya kayak sekarang.
Gimana mau mulai gue aja bingung, titik temunya ribet, mau nyatuin aliran cerita juga sulit~

ngg, jadi gini.
hmm, jadi tu ya.
aduh! tu kan sumpah gue gatau mesti cerita, seriusan awkward banget.
gue pengen nulisin dari kemarin malem, cuma ya gitu, ngerangkumnya di sini tu gue bingung -_-

Gini deh,
Gue punya senior dikampus, angkatan 06, sejauh yang gue kenal abang itu tipe yang berantakan banget, acakadut, perokok berat, tapiii baik banget kalo kita udah kenal. Kalo sekilas sih kayak anak bandel yang ga cocok banget jadi mahasiswa kimia, ckck.
Awal gue tau abang itu, karena dia setau gue naksir berat sama salah satu sahabat gue, Ayes. Sedari tahun 2 kuliah sih kalo ga salah. nah, gue sama dia sering banget chat di facebook buat sekedar ngomongin si ayes ini, atau kadang dia iseng doang manggil gue.

Hal yang bikin gue kaget pake BANGET adalah beberapa hari yang lalu, dia semacam meminta gue buat jadi jodohnya *lol
Awalnya gue tanggepin becanda, karena ya gitu, biasanya gue becandaan masalah serupa kayak ke iki atau arri atau fahmi juga begitu, dan ya emang murni 100% becanda.
Cuma makin lama kok ya dianya makin serius, gue makin merinding dan mulai ga balesin bm nya karena takut :3
Ternyata dia ga nyerah, sampe acara ganti personal message di bbm pake nama gue -________-
Ya singkat cerita, dia cerita udah su*ka gue dari 2 tahun yang lalu, cuma gue yang bego banget ini ga nyadar. Entahlah yaaa, sampe detik terakhir gue posting ini gue masih ga percaya aja. Masih punya prinsip, kalo mulut manis cowok itu bisa ke beberapa cewek sekaligus!
Hahahaha~~~

Seingat gue, dia emang baik banget.
Gue bahkan sempet ngotot ke ayes buat mau aja sama dia karena abang itu emang baik.
gue pernah diantarin pulang, but you know jarak duduk antar-kita-berdua itu muat untuk seukuran anak SMP nongkrong diantara-kita-berdua, giliran kalo ke gas agak kenceng minta maaf, ke rem dikit minta maaf, sepanjang jalan diem mulu, gue berasa dibonceng sama tukang ojek jurusan pasar ikan, kalemnya ampun deh haha.
Suatu waktu, gue pernah ikutan anak 06 dan 08 yang main ke pantai, kebetulan gue boncengan sama dia (lagi), masih dengan keheningan yang sama namun tetiba kami nyaris ditabrak sama truk, dan lo tau dong kagetnya gue gimana, persis kayak mpok atik kegencet ban tronton, berisik! Dianya panik, minta maaf muluuuu sampe pantai, jalan pulang jg masih minta maaf, nyampe dikos masih minta maaf. padahal udah gue tegasin gapapa~

Aduh bg zaki.
Abang emang baik, super duper baik.
Tapi, untuk hal yang satu itu, maaf dulu. hati ga semudah itu bang :'(
Kenapa ya jadi gini kita nya bg, kan ga seru lagi..

Menurut gue,
Jodoh itu sesuatu yang ajaib, ngga terduga, misteri.
Si jodoh, bisa orang yang baru ketemu, bisa temen lama, bisa sahabat kita, bisa tetangga depan rumah (samping rumah juga bisa jadi), bisa junior kita, bisa senior kita, bisa temen ibu ayah kita, bisa musuh kita, bisa siapaaaaa aja.
Segala kemungkinan itu tidak tertutup, makanya gue juga jujur ngga berani bilang gue ngga mau dan ngga bakal mungkin mau. Who knows?
Cuma ya, masih aja lucu buat gue haha~
Tapi, makasih untuk kebaikannya ya abang :))))))

NB :
gue mulai risih nih ditanyain kapan nikah sama emak-emak tetangga.
why me??? It's too fast -_-


aini,
still seeking for the best :)

 
Every Moment is a Gift ~ Blogger Template by Ipietoon Blogger Template